Redmi Note 10 Berhenti Di Produksi, Akibat Efek Pandemi Covid-19

Xiaomi Redmi Note 10
Xiaomi Redmi Note 10

Bali, Radartechno - Redmi Note 10 merupakan smartphone Xiaomi dengan pengerjaan yang sangat baik yang membuat dirinya dihargai meskipun ada "bugginess" dari MIUI. Salah satu bukti nilainya adalah otonomi yang bahkan membuat kagum tim DxOMark. Perangkat ini juga mulai menerima MIUI 12.5 dalam versi Global Stable. Namun, bagi mereka yang masih ragu apakah akan membeli smartphone tersebut, harus menunggu lebih lama. Alasannya adalah krisis chip yang terjadi karena efek pandemi.

Menurut informasi yang didapat dari beberapa media, Xiaomi Indonesia telah mengumumkan penghentian produksi untuk produk smartphone Redmi Note 10, ponsel kelas menengah yang terbaru dari perusahaan Cina ini harus berhenti untuk waktu yang belum ditentukan. Menurut data yang ada, perangkat ini adalah perangkat paling berpengaruh di seluruh produk Xiaomi. Alasan penghentian produksi smartphone ini adalah krisis chip. Untuk saat ini, model tersebut hanya terjual di Indonesia, tetapi pasar lain bisa menyusul.

Hampir sekitar dua tahun wabah ini telah melanda seluruh dunia yang menghambat seluruh aspek, seperti misalnya pada dunia teknologi yang dimulai dari mobil dan juga berakhir dengan consumer goods seperti smartphone.

Xiaomi Redmi Note 10 dirilis enam bulan yang lalu. Ini ditenagai oleh chipset Snapdragon 678 dan memiliki kamera 48 MP. Salah satu spesifikasi yang lebih mengesankan adalah pengisian cepat 33W untuk baterai 5.000 mAh dan OLED yang cerah, dan ini cukup bagi pengguna untuk membeli semua stok yang tersedia di Indonesia.

Xiaomi Redmi Note 10

Perlu diketahui bahwa model yang tidak akan diproduksi adalah 4G karena varian 5G menggunakan processor MediaTek Dimensity 700.

Produsen chipset mengalami masalah dalam memasok semua permintaan, dan situasinya semakin bermasalah dengan kebangkitan COVID-19 saat ini. Beberapa pabrik terpaksa beroperasi dengan personel terbatas karena tingkat infeksi yang meningkat, dengan beberapa pabrik di Vietnam tutup total karena kurangnya sumber daya manusia.

Sementara itu, baru-baru ini dilaporkan bahwa produsen putus asa, dan mereka akan membeli chip tiruan dari sumber yang tidak dapat diandalkan untuk mempertahankan produksi mereka. Mengamankan chip adalah pekerjaan yang sulit akhir-akhir ini, dan sementara Xiaomi sedang dalam perjalanan untuk menjadi produsen smartphone terbesar di dunia.

Baru-baru ini perusahaan tersebut melampaui Samsung di Eropa dalam hal penjualan smartphone. Samsung telah berjuang untuk memenuhi permintaan karena krisis chip, yang memungkinkan Xiaomi untuk mengejar ketinggalan, tetapi sekarang perusahaan China menunjukkan tanda-tanda berjuang dengan permintaan juga, jadi tidak ada yang pasti.

Post a Comment for "Redmi Note 10 Berhenti Di Produksi, Akibat Efek Pandemi Covid-19"